Tradisi keilmuan Islam di pondok pesantren sesungguhnya telah meletakkan fondasi literasi yang kuat sejak berabad-abad lalu. Namun, di tengah pesatnya arus informasi masa kini, peningkatan budaya literasi agama yang mendalam Read More …
Tradisi keilmuan Islam di pondok pesantren sesungguhnya telah meletakkan fondasi literasi yang kuat sejak berabad-abad lalu. Namun, di tengah pesatnya arus informasi masa kini, peningkatan budaya literasi agama yang mendalam Read More …
Lima tahun terakhir, dunia pesantren hangat diperbincangkan bukan karena prestasinya, melainkan citra buruknya, seperti ajarannya yang dinilai sesat, oknum pengasuh yang melakukan pelecehan seksual terhadap santrinya, kekerasan santri oleh putra Read More …
Penggunaan diksi kritis dan apatis sering kali mengalami penyempitan makna. Di tengah riuhnya media sosial, kritis kerap disempitkan menjadi sekadar keberanian bersuara lantang mengomentari isu hangat. Sebaliknya, diam atau tidak Read More …
Imam An-Nawawi mengawali bab ini dalam kitab Riyadus Sholihin dengan mengutip tiga ayat Al-Qur’an: وَمَآ اُمِرُوْٓا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ ەۙ حُنَفَاۤءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيْنُ Read More …
YOGYAKARTA – Sesi I Seminar Nurma Academic Writings di Pondok Pesantren Nurul Ummah Kotagede menjadi ajang pembekalan intensif penulisan Body of Risalah bagi para santri kelas 2 Ulya. Pembekalan sesi Read More …
Pondok Pesantren Nurul Ummah Kotagede Yogyakarta, terus melangkah maju dalam menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah melakukan pembaruan besar-besaran pada sistem pengelolaan data kehadiran Read More …
Sering kali kita terjebak dalam hiruk-pikuk kehidupan duniawi hingga lupa ke mana arah perjalanan ini sebenarnya akan bermuara. Menyadari kecenderungan manusia yang mudah terlena, Al-Imam An-Nawawi rahimahullah membuka karya fenomenalnya, Read More …
Pernahkah Anda membuka linimasa media sosial dan mendapati dunia digital dipenuhi keluh kesah? Di era digital yang serba cepat ini, manusia modern tampaknya semakin rapuh secara mental. Ketika ditimpa kemalangan Read More …
Beberapa hari yang lalu saya cukup terkejut karena ternyata di era modern ini, di tahun 2026, saya masih mendengar ungkapan, “Buat apa wanita sekolah tinggi-tinggi? Toh, ujung-ujungnya di dapur.” Bukan Read More …