Tradisi berpikir kritis dan metodologi ilmiah yang ketat dalam menguji perawi seharusnya membuat kita tidak pernah memiliki penceramah dengan modal ‘maqoli’. Sayangnya, penceramah yang mengaku bisa bahasa hewan dan jin, Read More …
Tradisi berpikir kritis dan metodologi ilmiah yang ketat dalam menguji perawi seharusnya membuat kita tidak pernah memiliki penceramah dengan modal ‘maqoli’. Sayangnya, penceramah yang mengaku bisa bahasa hewan dan jin, Read More …