YOGYAKARTA —Suasana belajar berbeda terlihat di Madrasah Aliyah (MA) Nurul Ummah Kotagede, Yogyakarta, pada Rabu (30/09/2026). Murid-murid tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar rutin di dalam kelas, melainkan berpartisipasi dalam workshop kesehatan mental dan tour edukasi Museum Kotagede Heritage. Rangkaian kegiatan ini digelar dalam rangka meningkatkan daya tarik pembelajaran sejarah, meningkatkan pemahaman mendalam terkait kesehatan mental, sekaligus menyongsong kesuksesan akreditasi madrasah.
Kegiatan diawali pada pukul 08.00 WIB di aula madrasah dengan workshop kesehatan mental yang disampaikan oleh psikolog pendidikan, Jihad Wafda, S.Psi. Sesi ini bertujuan melatih pola pikir murid dalam menyongsong masa depan serta membantu mengenali potensi diri secara lebih mendalam selain itu,para murid juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi secara langsung melalui sesi tanya jawab.
Usai mengikuti workshop para murid langsung menuju Museum Kotagede Heritage yang berlokasi di Jl. Tegal Gendu No. 20, Perenggan, Kotagede. Didampingi oleh guru mata pelajaran sejarah, bapak Tri Kuat Budiman, para murid diajak mengamati pameran museum di bawah bimbingan pemandu. Sebelum penjelajahan dimulai, murid dibagikan lembar tugas sebagai bahan edukasi yang dijadikan sebagai nilai tambahan mata pelajaran sejarah.
Salah satu murid, Wifda Nafidz Taqqiya meyampaikan kesannya atas rangkaian acara tersebut “kunjungannya sangat menarik dan seru. Kami mendapatkan banyak wawasan tentang bagaimana cara mengenali potensi diri sekaligus belajar sejarah Kotagede yang belum kami ketahui sebelumnya…” ujar Wifda .
Rangkaian kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan penyegaran dari rutinitas belajar kelas, tetapi juga mampu mencetak generasi muda yang sadar akan pentingnya kesehatan mental serta bangga atas sejarah lokal.
Reporter: Arizza Liviona (Siswa kelas XI Sosial 2 MANU)
